Saat ini sudah banyak sekali macam-macam virus, mulai dari virus mainan sampai
virus yang mampu merusak system bahkan ada juga virus yang sampai merusak hardware
Pasti kita tidak mau kalau komputer kita sampai rusak hanya gara-gara virus yang suka
merestart komputer kita bila sudah masuk pada Windows. Tentunya hal ini dapat membuat.kita semakin merasa terganggu dengan adanya virus yang semakin hari semakin canggih dan semakin sulit untuk dibasmi.
Akan tetapi, sekarang tidak perlu khawatir lagi dengan virus
karena saat ini ada cara yang cukup ampuh untuk mencegah virus yang akan menginfeksi file ataupun folder.
Cara ini sangat mudah dan dijamin sulit ditembus oleh banyak jenis virus.
Langkah pertama yaitu mencegah virus yang menggunakan file autorun.inf sebagai
senjata utamanya dengan cara membuat folder dengan nama “autorun.inf” kemudian di
dalam folder tersebut buatlah folder lagi dengan nama yang menggunakan code ASCII.
Untuk dapat menuliskan code ASCII kita bisa menggunakan kombinasi tombol Alt dengan tombol Numeric Keyboard misalnya “Alt + 1” maka akan muncul code ☺. Kombinasi yang bias kita gunakan yaitu mulai dari 1 sampai 255.
Langkah kedua yaitu membuat folder yang sama dengan nama file induk virus yang
ada di dalam flashdisk misal “system.exe”, “boot.exe” dll.
Langkah ketiga yaitu dengan menyisipkan code ASCII ke setiap folder yang berada di
root flashdisk.
Kalau perlu setiap folder yang yang ada pada root drive harddisk juga disisipi
code ASCII.
Sekarang saya akan menjelaskan langkah-langkah di atas. Pertama buatlah folder
dengan nama autorun.inf di bagian root flashdisk agar virus tak dapat membuat file
autorun.inf untuk mengeksekusi file induk yang telah tercopy ke dalam flashdisk ketika
flashdisk tersebut masuk ke komputer lain yang belum terinfeksi. Buat juga folder yang
namanya sama dengan nama file induk virus tersebut misal system.exe, boot.exe dll.
Kemudian buatlah folder dengan nama yang menggunakan code ASCII di dalam
folder autorun.inf. Kali ini saya menggunakan kombinasi Alt+17, Alt+2, Alt+16.
Tidak semua komputer memiliki code ASCII yang sama.
Kita bisa menggunakan kombinasi sesuai dengan keinginan kita.
Lakukan cara yang sama pada folder-folder namanya sama dengan file induk virus.
Sekarang kita buat lagi folder dengan nama yang menggunakan code ASCII misalnya
dengan nama ☺My Data ☻. Folder ini nantinya bisa digunakan untuk menyimpan document
atau aplikasi. Sebaiknya setiap folder diberi code ASCII agar file yang ada di dalamnya lebih aman dari serangan virus.
Kalau bisa folder yang ada di hard disk juga diberi code ASCII
kecuali folder milik system Windows, karena bila diberi code ASCII system tidak dapat
berjalan.
Kemudian sembunyikan folder-folder yang namanya kita samakan dengan nama
induk virus dengan menggunakan perintah attrib pada command prompt.
Caranya bukalah
Run Command lalu ketik cmd kemudian tekan Enter
Setelah command prompt muncul, masuklah ke driver flashdisk Anda dengan
mengetik namadrive: misal O: lalu tekan Enter lalu ketik attrib +s +h +r –a autorun.inf.
Lakukan cara yang sama pada folder yang namanya sama dengan file induk virus.